Autentisitas Dan Otoritas Hadis Dalam Keilmuan Ulama Muslim Dan Sarjana Barat
Keywords:
Hadith, Autentisitas, Otoritas, Ulama Muslim, Sarjana BaratAbstract
Perjalanan hadis yang lebih rumit dibanding perjalanan Al-Qur'an menjadikan hadis berada pada posisi agak sulit, autentisitasnya dipertanyakan. Sementara, hadis mempunyai fungsi strategis terhadap Al-Qur'an, menjadi "petunjuk praktis" dalam implementasi Al-Qur'an. Serba salah. Bila hadis segera dibukukan seperti Al-Qur'an, ada kekhawatiran kesulitan membedakan keduanya. Bila tidak dibukukan, dikhawatrkan hadis akan terhapus bersama wafatnya para penghafal hadis. Penciptaan hadis maudhu' membuat sejarah hadis menjadi buram dan menambah masalah dalam menghimpunnya dalam bentuk dokumen. Setelah pembukuannya dilakukan dengan penundaan cukup lama, akhirnya tidak ada kitab hadis "versi pemerintah", yang ada versi perseorangan, dengan irnplikasi, kadar autentisitasnya tidak setinggi Al-Qur'an. Bersama ini para ulama merurnuskan kriteria-kriteria hadis yang pantas dijadikan sandaran beragama dan hadis yang tidak pantas. Karena itu ada sebuah hadis yang dijadikan hujjah dan ada yang ditolak. Bahkan ada hadis yang dijadikan hujjah oleh aliran tertentu yang tidak dipakai oleh aliran lain.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.