Keresahan Teologis Dan Kegelisahan Intelektual (Menimbang Tesis Az-Zahabi Dan Arkoun Tentang Tafsir Al-Qur'an)
Keywords:
Hermeneutika, Al-Qur'an, TafsirAbstract
Al-Qur'an harus dipahami dan karenanya memerlukan 'tafsir ". Untuk menafsirkannya, seseorang atau sekelompok orang harus memahami sejumlah instrumen dan kaedah penafsiran yang telah dibakukan. Ketiadaan, kekurangan dan penambahan atas sejumlah instrumen dan kaedah yang telah 'dibakukan', mengakibatkan penyimpangan-penyimpangan yang pada akhirnya, dapat dikatakan sebagai kesalahan dalam penafsiran kitab suci tersebut. Demikianlah tesis utama az. Zahabi. Sementara itu, dalam pandangan Arkoun, al-Qur 'an dapat dibaca dan karenanya dapat ditafsirkan dengan berbagai cara tanpa harus terikat dengan instrumen dan kaedah tertentu yang dibakukan. Karena, menurut Arkoun, penetapan instrumen dan kaedah oleh seseorang dan atau sekelompok orang yang 'dibakukan' justeru akan membuat para penafsir terperangkap oleh 'kuasa' tertentu yang bersfat hegemonik, yang pada akhirnya menjadikan al-Qur'an sebagai kitab yang tertutup untuk dipahami dengan berbagai macam cara. Kedua cara pandang itulah yang -hingga saat ini- memunculkan ketegangan kreatif dalam wacana hermeneutika al-Qur'an. Deskripsi dua sisi pandang tersebut sekaligus - secara elementer- dikaji dalam tulisan ini, alih-alih memberikan kritik konstruktif untuk kepentingan kajian al-Qur'an yang lebih terbuka.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.