Kalender Hijriah Global Tunggal Sebagai Solusi Perbedaan Awal Bulan Hijriah

Authors

  • Taufiqurrahman Kurniawan tarjih

Abstract

Jurnal ini membahas urgensi pembentukan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai solusi atas persoalan perbedaan penentuan awal bulan kamariah, khususnya untuk bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Perbedaan penetapan yang kerap memicu kontroversi dan perpecahan di kalangan umat Islam ini bermuara pada perbedaan interpretasi antara metode hisab dan rukyat, serta penerapan konsep kesatuan matlak (ittihad matali') versus perbedaan matlak (ikhtilaf matali'). Melalui tinjauan terhadap pandangan ulama falak dalam literatur klasik (turast) hingga ulama kontemporer, kajian ini mengeksplorasi berbagai kriteria kalender pemersatu, termasuk hasil Kongres penyatuan kalender Islam di Istanbul pada tahun 2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa unifikasi penanggalan global Islam mutlak mengharuskan peralihan pendekatan dari rukyat fisik ke metode hisab secara totalitas, yang mensyaratkan pemahaman nas-nas terkait secara interpretatif, bukan harfiah. Lebih lanjut, perwujudan sistem kalender global ini tidak akan dapat diimplementasikan hanya melalui kesepakatan kriteria astronomis, melainkan sangat bergantung pada dukungan dan intervensi otoritas politik dunia Islam, seperti kesepakatan batas wilayah dan penetapan resmi oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) beserta pemerintah di masing-masing negara.

Kata kunci: kalender hijriah global tunggal, awal bulan Kamariah, hisab dan rukyat, ittihad matali', otoritas politik.

References

Downloads

Published

2026-04-06