Urgensi Dan Kontribusi Observatorium Di Era Modern
Keywords:
observatorium, ayat-ayat semesta, peradaban Islam.Abstract
Observatorium sebagai lembaga yang mengkaji benda-benda langit merupakan warisan penting peradaban Islam. Dalam perkembangannya, lembaga ini memiliki fungsi dan posisi strategis dalam kehidupan sosial dan intelektual sebuah masyarakat. Bagi umat Islam, fungsi utama lembaga ini adalah sarana mengakuratkan penentuan waktu dan posisi ibadah (khususnya salat dan puasa) yaitu menentukan posisi Mekah (Kakbah) dalam salat, menentukan waktu-waktu salat fardu, dan menentukan awal-awal bulan kamariah. Keberadaan observatorium merupakan miniatur majunya sebuah peradaban. Dalam konteks yang lebih spesifik, kehadiran observatorium merupakan sarana mengokohkan keimanan yaitu sebagai sarana membaca dan menerjemahkan ayat-ayat semesta yang banyak tertera dalam al-Quran.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.